Petugas gabungan Kejati kepung rumah Susno di Bandung

download (12)

Jakarta –¬†Petugas gabungan dari Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Jawa Barat, siang ini mendatangi kediaman mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji di Bandung. Kabar yang beredar, kedatangan petugas ini untuk mengeksekusi Susno terkait putusan Mahkamah Agung.

Pantauan merdeka.com Selasa (24/4) di kediaman rumah Susno Jl Pakar Raya, no 6, Kelurahan Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, petugas yang datang berjumlah belasan orang. Petugas sudah mendatangi rumah bercat krem itu sejak pukul 10.30 WIB.

Sampai pukul 11.30 WIB ini, petugas masih berada di dalam rumah itu. Diduga sedang terjadi pertemuan antara petugas dan Susno yang akan dieksekusi terkait kasus korupsi Pilgub Jabar di mana saat itu Susno menjabat sebagai Kapolda Jabar.

Pintu rumah itu tampak tertutup rapat. Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Tinggi maupun kubu Susno. Yang terlihat hanya mobil Toyota Land Cruiser B 99 HER yang terparkir.

Sekadar diketahui, Susno dihukum penjara selama tiga tahun enam bulan dan denda sebesar Rp 200 juta oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terkait kasus pemotongan dana hibah Pilgub Jabar tahun 2008. Selain itu, PN juga menghukum Susno membayar uang pengganti sebesar Rp 4 miliar.

Putusan itu dianulir oleh PT Jakarta dengan mengubah nominal uang pengganti menjadi Rp 4.208.898.749. Tetapi, dalam putusan PT tersebut terdapat perbedaan nomor perkara antara bagian pertimbangan dengan amar putusan.

Sedangkan dalam tingkat Kasasi, MA menolak permohonan Susno. Tetapi, putusan tersebut tidak mencantumkan perintah eksekusi dan hanya memuat kewajiban membayar biaya perkara sebesar Rp 2.500.

Tapi Susno keukeh menyatakan putusan Kasasi yang dijatuhkan Mahkamah Agung (MA) tidak menghukum dia atas kasus dugaan korupsi. Sebab, meskipun putusan MA menolak kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Susno sendiri, maka yang berlaku adalah putusan Pengadilan Tinggi (PT).

“Yang diputus dalam PT itu bukan perkara saya, tapi perkara yang lain. Ini karena dalam amar putusan memuat nomor perkara, nama terpidana dan jenis perkara yang salah,” ujar Susno saat ditemui di Cikini, Jakarta, Kamis (14/3).

Tentang Farhad's Blog

Muda dan Mandiri
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s