KPK Periksa Tiga Tersangka Terkait Suap Hakim

20130424123431-kpk-logo--

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga tersangka dari kasus tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait dana Bantuan Sosial Pemkot Bandung. 

“KPK hari ini menjadwalkan untuk memeriksa tiga tersangka terkait kasus bansos yaitu HN (Herry Nurhayat), TH (Toto Hutagalung) dan ST (Setyabudi Tejocahyono). Ketiganya diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi Priharsa Nugraha di Jakarta, Rabu.

Priharsa menjelaskan bahwa pada pemeriksaan hari ini, Toto akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setyabudi, sementara Setyabudi akan diperiksa untuk tersangka Herry. 

“Herry Nurhayat dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi untuk TH (Toto Hutagalung),” jelas Priharsa. 

Dalam kasus bansos, KPK telah menetapkan menetapkan empat orang yaitu hakim Setyabudi Tejocahyono sebagai penerima suap, HN (Herry Nurhayat) yang menjabat sebagai Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kota Bandung, AT (Asep Triana) yaitu perantara pemberian suap dan TH (Toto Hutagalung) yang merupakan orang dekat Walikota Bandung Dada Rosada. 

KPK menangkap hakim Setyabudi di kantornya di PN Bandung pada Jumat (23/3) pukul 14.15 WIB, sesaat setelah menerima uang senilai Rp150 juta dari Asep yang dibungkus koran dan masih ada uang Rp350 juta di dalam mobil Asep. 

KPK menyita uang tersebut dan mobil Toyota Avanza milik Asep yang memuat uang lain berjumlah Rp350 juta. 

Dalam penggeledahan di kantor hakim Setyabudi, ditemukan uang senilai ratusan juta rupiah dan ribuan uang dolar AS dan berita acara pemeriksaan yang memuat nama Dada Rosada. 

Pada hari itu KPK juga menangkap Herry Nurhayat bersama bendahara Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung Pupung. 

Sementara Toto dinyatakan resmi menjadi tahanan di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Senin (8/4), setelah KPK sebelumnya menyatakan bahwa Toto masuk dalam pencarian orang dan mengerahkan seluruh sumber daya KPK untuk mencari Toto yang sebelumnya dinyatakan mangkir dari panggilan KPK. 

Dalam perkara korupsi bansos Kota Bandung 2011, tujuh terdakwa dalam kasus itu adalah pegawai negeri sipil pemerintah kota Bandung divonis rata-rata satu tahun penjara dan denda senilai Rp50 juta subsider satu bulan penjara oleh hakim Setyabudi.

Tentang Farhad's Blog

Muda dan Mandiri
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s